Tampilkan postingan dengan label youth. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label youth. Tampilkan semua postingan
No comment yet

thankful god ♥

just like something i never predict before, it was suprising. Indeed !!!
alhamdulillah..
thanks to Allah swt.
1 comment

Negeri 1001 Pahlawan


        Rindu, satu kata namun sarat akan makna. Banyak hal yang dapat membuat semua insan menjadi rindu. Dan, apa yang paling kita rindukan saat ini ? Bukanlah berlebihan jika kita merindukan sosok pahlawan Indonesia yang jasanya begitu besar terhadap kemerdekaan bangsa ini. Negara tanpa pahlawan sama artinya negara tanpa kebanggaan. Bangga terhadap tokoh pejuang bangsa yang membela tanah air dari rampasan para penjajah terdahulu. Bayangkan jika sebuah negara tak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, maka negeri itu akan miskin harga diri dan buta akan sejarah. Karena itu, setiap negara mestinya memiliki tokoh yang disebut pahlawan. Mereka adalah sosok yang paling kental terhadap lahirnya Indonesia sebagai negara yang merdeka dan pendiri bangsa dengan cita-cita mulia. Potret jasa-jasa mereka pun mudah diketahui dari berbagai cerita sejarah. Rasanya begitu damai ketika kita mengenal wajah mereka yang agung walau saat ini hanya bisa dilihat dari buku sejarah, poster bergambar dan berbagai media cetak maupun media elektronik lainnya. Mereka telah gugur dalam perang dan tentu saja kita tak ingin melihat mereka menangis di dalam makam. Kehadiran sosok pahlawan di Indonesia saat ini memang sangat dirindukan. Bukan merindukan sosok yang akan berperang dengan sebilah bambu dan sumpit, namun sosok pahlawan yang mampu memberikan inspirasi. Inspirasi untuk selalu memperbaiki kondisi negeri dan memotivasi agar bangsa ini terus bangkit dan maju. Bangsa Indonesia sesungguhnya mempunyai amat banyak orang yang memberi inspirasi tersebut. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling banyak memiliki pahlawan. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling banyak memiliki sosok yang rela berkorban untuk mengembangkan diri dibidangnya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling banyak memiliki insan yang mencetak prestasi dengan cara yang adil, pantas dan wajar. Itulah pahlawan yang sesungguhnya di era sekarang. Siapa saja mereka?

        Tidakkah kita sadar bahwa setiap harinya kita sebagai bangsa Indonesia selalu bertemu dan berinteraksi dengan sosok yang bernama Pahlawan. Semua hal ini juga dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan. Di bidang pendidikan terdahulu, kita mengenal sosok Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Ia membangun sebuah sekolah yang diberi nama “Taman Siswa”. Sebuah sekolah yang menggambarkan betapa pendidikan merupakan wahana yang sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa, yaitu kemerdekaan. Saat ini, sosok Ki Hajar Dewan telah digantikan sebagai estafet perjuangan dibidang pendidikan oleh para guru. Guru yang menjadi pahlawan Indonesia saat ini sangat berperan besar karena tidak hanya memberikan bekal ilmu kepada generasi penerus bangsa, namun juga mendidik mereka agar lepas dari jeratan kebodohan. Di bidang kesejahteraan sosok pahlawan saat ini dapat kita rasakan dengan keberadaan para petani di sawah. Pekerjaan mereka sebagai petani yang memberikan hasil berupa beras ini mampu membuat kita sejahtera dari peliknya rasa lapar yang mendera. Bayangkan apabila suatu negara tidak memiliki seorang petani yang bekerja membajak sawah, darimana penduduk dalam negeri memperoleh beras sebagai makanan pokok bangsa Indonesia? Tidak mungkin Pemerintah Indonesia mampu melakukan impor beras untuk pemenuhan semua kebutuhan beras penduduk Indonesia. Petani adalah sosok pahlawan bangsa yang mengabdikan diri untuk mengolah sumber daya alam di dalam negeri, terlebih lagi Indonesia adalah negara yang berjulukan sebagai Negara agraris, maka sosok petani sangat berpengaruh besar bagi bangsa ini. Kondisi Indonesia yang mulai tidak aman dengan banyaknya tindak kriminal dan pelanggaran hukum, harusnya membuat kita lebih menyadari bahwa peran pahlawan di bidang kemanaan negara saat ini sangat besar pula. Para TNI, ABRI dan Polisi yang bekerja sebagai tim penjaga keamanan Indonesia dapat kita kategorikan sebagai pahlawan Indonesia bidang pertahanan negara. Di bidang kesejahteraan jender memang tak diragukan lagi bahwa R.A Kartini lah pahlawan bangsa yang berjuang untuk menjunjung emansipasi wanita di jaman penjajahan terdahulu. Saat ini pengakuan jender terhadap wanita sudah pelan-pelan dirasakan perubahannya. Terlihat dengan banyak sekali sosok pahlawan wanita di Indonesia yang dengan berani menunjukkan eksistensinya di bidang politik dan seni yakni berupa berbagai produk dalam negeri yang diciptakan oleh para wanita Indonesia. Batik, kebaya dan tenun yang menunjukkan suatu sisi khas Indonesia pun mulai dibanggakan para wanita dengan memperkenalkannya ke dunia Internasional sebagai salah satu fashion ternama. Sosok pahlawan wanita Indonesia ini akan berkarya untuk membuat negeri ini lebih berkilau di mata bangsa lain. Di bidang seni, sosok pahlawan saat ini dapat terlihat dengan munculnya para kreator-kreator Indonesia yang senantiasa melahirkan karya-karyanya, baik itu dibidang seni musik, film, komedi, teater, seni rupa, maupun seni pada perayaan upacara adat. Para pahlawan di bidang ini akan menunjukkan citra seni sebagai media penghibur masyarakat Indonesia dengan menyajikan keindahan namun tetap menjunjung nilai-nilai budaya yang selalu dijaga. Beralih ke bidang budaya, siapakah pahlawan kebudayaan di Indonesia saat ini ?

        Kita, kita semua adalah pahlawan kebudayaan di Indonesia. Setiap hari kita berbicara menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dan kita juga memiliki bahasa daerah yang menunjukkan budaya bangsa yang begitu beragam. Ketika di bangku sekolah, setiap senin pagi kita melakukan upacara bendera untuk mempertahankan agar bendera merah putih tetap selalu berkibar. Saat penggerekkan bendera pun kita menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dengan penuh hikmad. Pada hari raya nasional, kita mengenakan pakaikan adat yang sangat unik seraya menunjukkan ciri khas masing-masing daerah di Indonesia. Lagu daerah yang merupakan warisan dari nenek moyang pun semakin membuat bangsa ini kaya dan semua itu harus tetap kita lestarikan. Kita sebagai masyarakat Indonesia, memang sudah sepatutya menyadari peran kita sebagai sosok yang harus menjadi pahlawan di negeri sendiri. Selain itu kita juga harus mengapresiasikan peran orang lain sebagai pahlawan di bidangnya masing-masing. Indonesia adalah negara besar yang selalu menghargai pahlawan walau berbeda peran dan bidang. Sudahkan kita menyadari sosok pahlawan di sekitar kita? Mulai sekarang ucapkanlah terimakasih dengan semua pahlawan di sekitar kita karena keberadaan mereka sangat berperan dalam kemajuan bangsa Indonesia tercinta. Tentu hal ini juga akan mengobati kerinduan kita akan sosok pahlawan terdahulu. 
Indonesia bukanlah negeri 1001 malam yang diceritakan ketika kita hendak menutup mata disaat malam tiba. Namun, Indonesia adalah negeri 1001 pahlawan yang menceritakan tentang arti perjuangan dan pengorbanan ketika kita hendak membuka mata disaat pagi menjelang.  Setiap pergantian hari, pahlawan Indonesia tidak akan berkurang, melainkan akan bertambah dan terus bertambah. Indonesia adalah Negara paling banyak memiliki pahlawan !




naskah : lomba blog 17 tahun Telkomsel
tema : "Paling Indonesia" 
original by : Selly Wijayanti
No comment yet

KISAH 4 LILIN


Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata : " Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja !" Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin padam.

Yang kedua berkata : "Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala." Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran ketiga berbicara :" Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mecintainya, membenci keluarganya. " Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga....seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata : " Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan !"
Lalu ia menangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : " Jangan takut, janganlah menangis, selama aku masih ada dan tetap menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya : " Akulah HARAPAN " Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya. Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita. Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya !



Article Young On Top
kaskusYOT, it's all about wishes
No comment yet

BINGKE AL-FAJAR CABANG PANCASILA

Hallo !!!!!
This's my first post with the theme of "PROMOTION"
hahaha :D
yeah .. because my father has opened a new business (actually not true recently, has been running a few months ago), just small business, cake shop, but a typical cake of Pontianak, namely Bingke!
you know BINGKE ?  it's delicious pies ever.
My father formed a partnership with well-known businessman's Bingke in Pontianak. That's Bingke Al-Fajar which the owner still have relationship with my father, so my father opened a branch of Al-Fajar Bingke on Pancasila street, arround area where i live.
keep spirit for ur business, father. i'll help to promoted as i could.
And this's  brochure that i made ​​by myself, my own work that i design from Photo scape, I know this is not as good as the other brochure, but it could help my father in his business to promote in public area to hehehe
But actually, i created this brochure for a college assignment from My lecturer "business communication" couse. so i made ​​as a result of the coursework, as well as  promotion media of Bingke Al-Fajar hahaha
(^^)9

So.. come on, come and grab ur Bingke !
 affordable prices, with no preservatives and no artificial sweeteners.
guaranteed delicious and tasty :9
and of course HALAL !

located :
Jl. Pancasila Ruko 17/21 warnet + Hotspot area
Depan ATM Mandiri, sebelah Mesjid Nur Salim
Contact me for more information



if you claim ur self to be pontianak people, you should eat bingke Pontianak first
You should be proud of your regional specialties food, including BINGKE
contact me for delivery order :)
Sarangee^^ Sarangee^^ Sarangee^^
No comment yet

SUSAN BOYLE \m/

 

DON'T EVER JUDGE THE BOOK BY ITS COVER !
let's take a look, it's so inspiring and touching :) 



Recommended video from my lecturer
Susan Boyle ! Yeah, forever young \m/
No comment yet

lampu merah dan kesempurnaan

Ketika kita hendak pergi ke suatu tempat, entah itu menggunakan mobil, sepeda motor atau kendaraan apapun, Apakah kita menggu semua lampu lalu lintas di jalan berwarna hijau ?
Tentu tidak.

Apakah kita menunggu kendaraan sepi baru kita mengendari kendaraan kita?
Tentu tidak.

Tentu kita akan terus mengendari kendaraan kita dan melaju, kemudian berhenti di lampu merah dan berjalan lagi hingga lampu hijau. Jika ada kendaraan yang menghalangi jalan, tentu kita akan memilih jalan lain untuk melaluinya.

Ini sama hanya seperti kita hendak mencari tujuan hidup. Tidak perlu menunggu hingga semua SEMPURNA.



YOUNG ON TOP #kaskus9
have just found this thread. So inspiring >0<
1 comment

Gajah dan 7 orang buta

Dahulu kala, terdapatlah seorang raja yang mengalami kerepotan dengan para menterinya. Mereka terlalu banyak berbantah sehingga nyaris tak satupun keputusan dapat diambil. Para menteri itu mengikuti tradisi politik kuno, masing-masing menyatakan bahwa dirinyalah yang paling benar dan yang lainnya salah. Meskipun demikian, ketika sang raja yang penuh kuasa menggelar perayaan festival umum, mereka semua bisa sepakat untuk cuti bersama.

Festival yang luar bisa itu digelar di sebuah stadion besar. Ada nyanyian dan tarian, akrobat, badut, musik dan banyak lagi. Dan di puncak acara, di kerumunan banyak orang, dengan para menteri yang tentunya menempati tempat duduk terbaik, sang raja menuntun sendiri gajah ke tengah arena. Di belakang gajah itu berjalanlah tujuh orang buta yang telah diketahui oleh umum sebagai orang-orang yang buta sejak lahir.

Sang raja meraih tangan orang buta pertama, menuntunnya untuk meraba belalai gajah itu dan memberitahunya bahwa itulah gajah. Raja lalu membantu orang buta kedua untuk meraba gading sang gajah, orang buta ketiga meraba kupingnya, yang keempat meraba kepalanya, yang kelima meraba badannya, yang keenam meraba kaki, dan yang ketujuh meraba ekornya, lalu menyatakan kepada masing-masing orang buta bahwa itulah yang dinamakan gajah.

Lalu raja kembali kepada si buta pertama dan memintanya untuk menyebutkan dengan lantang seperti apakah gajah itu.

"menurut pertimbangan dan pendapat saya yang ahli ini," kata si buta pertama, yang meraba belalai gajah, "saya nyatakan dengan keyakinan penuh bahwa 'seekor gajah' adalah sejenis ular, marga python asiaticus."

"Sungguh omong kosong," seru si buta kedua yang meraba gading gajah. "Seekor 'gajah' terlalu keras untuk dianggap sebagai seeokr ular. Fakta sebenarnya, dan daya tak pernah salah, gajah itu seperti bajak petani."

"Jangan melucu," cemooh si buta ketiga yang meraba kuping gajah. "Seekor 'gajah'adalah seperti daun kipas yang besar."

"Kalian idiot tak berguna!" tawa si buta keempat yang meraba kepala gajah. "Seekor 'gajah'sudah pasti adalah sebuah gentong air yang besar."

"Mustahil! Benar-benar mustahil!," cibir si buta kelima yang meraba badan gajah. "Seekor 'gajah'adalah sebuah batu karang besar."

"Dasar orang-orang picik!" seringai si buta terakhir yang meraba ekor gajah. "Aku akan memberitahu kalian apa sebenarnya 'gajah' itu. Seekor gajah adalah semacam pecut pengusir lalat. Aku tahu, aku dapat merasakannya."

"Sampah! Gajah itu seekor ular.". "Tidak bisa! Itu gentong air!". "Bukan! Gajah itu…" Dan para buta itu pun mulai berbantah dengan sengitnya, semuanya bicara berbarengan, menyebabkan kata-kata melebur menjadi teriakan-teriakan yang lantang dan panjang. Tatkala kata-kata penghinaan mulai mengudara, lantas datanglah jotosan. Para buta itu tidak yakin betul siapa yang mereka jotos, tetapi tampaknya itu tidak terlalu penting dalam tawuran semacam itu. Mereka sedang berjuang demi prinsip, demi integritas, demi kebenaran. Kebenaran masing-masing pada kenyataannya.

Saat prajurit raja melerai tawuran membuta diantara orang-orang buta itu, kerumunan hadirin di stadion terpaku diam dan wajah para menteri tampak malu. Setiap orang yang hadir menangkap pesan yang ingin disampaikan oleh raja melalui pelajaran itu.

Masing-masing dari kita hanya mengetahui sebagian saja dari kebenaran. Bila kita memegang teguh pengetahuan kita yang terbatas itu sebagai kebenaran mutlak, kita tak ubahnya seperti salah satu dari orang buta yang meraba satu bagian dari seekor gajah dan menyimpulkan bahwa pengalaman parsial mereka itu sebagai sebuah kebenaran, dan yang lainnya: salah.
Alih-alih beiman buta, kita dapat berdialog. Bayangkanlah seperti apa jadinya jika ketujuh orang buta itu, alih-alih mempertentangkan data-data mereka, malah menggabungkan pengalaman. Mereka akan menarik suatu kesimpulan bahwa 'seekor gajah' adalah sesuatu yang seperti batu karang besar, yang ditopang oleh empat batang pohon. Di bagian belakang batu karang itu ada seutas pecut pengusir lalat, dan di depannya ada gentong air besar. Di setiap sisi gentong air itu terdapat dua daun kipas, dengan dua bajak yang mengapit seekor piton panjang! Bukan gambaran yang buruk-buruk amat akan seekor gajah, bagi orang yang tak akan pernah melihatnya.


YOUNG ON TOP #kaskus7
have just found this thread. So inspiring >0< 
No comment yet

mencari arloji ...

Suatu saat ada seorang tukang kayu yang sedang bekerja. Secara tidak sengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama.

Si tukang kayu amat mencintai arloji tersebut. Karenanya dia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk kayu yang tinggi tersebut.
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.

Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.
Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut.

Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

“Bagaimana caranya kamu mencari arloji ini ?”, tanya si tukang kayu.

“Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada”, jawab anak itu.

Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam ‘kesibukan dan kegaduhan’. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.




YOUNG ON TOP #kaskus6
have just found this thread. So inspiring >0<
No comment yet

penjual ikan dan papan pengumuman


Seseorang mulai berjualan ikan segar di pasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan: "DI SINI JUAL IKAN SEGAR."

Tidak lama kemudian datang seorang pengunjung yang menanyakan tulisannya, "Mengapa kau tuliskan kata 'DI SINI'? Bukankah orang sudah tahu kalau kau berjualan di sini, bukan di sana?""Benar juga," pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata 'DI SINI' dan tinggallah "JUAL IKAN SEGAR".

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya, "Mengapa kau pakai 'SEGAR'? Bukankah semua orang sudah tahu kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?""Benar juga," pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata 'SEGAR' dan tinggallah "JUAL IKAN".

Tidak lama kemudian datang pengunjung ketiga yang juga menanyakan tulisannya, "Mengapa kau tulis kata 'JUAL'? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini dijual, bukan dipamerkan?""Benar juga," pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata 'JUAL' dan tinggallah "IKAN".

Tidak lama kemudian datang pengunjung keempat yang juga menanyakan tulisannya, "Mengapa kau tulis kata 'IKAN'? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ini ikan, bukan daging?""Benar juga," pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

'Bila kita ingin memuaskan semua orang, kita takkan mendapatkan apa-apa'




YOUNG ON TOP #kaskus4
have just found this thread. so inspiring >0<
No comment yet

kisah 2 bibit tanaman


Di sebuah ladang yang subur, terdapat 2 buah bibit tanaman yang terhampar. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku sangat dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, serta kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.” Dan bibit yang pertama inipun tumbuh, makin menjulang.


Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana? Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan memakannya segera.


Selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.

Setiap pilihan selalu ada resiko yang mengiringinya. Namun jangan sampai ketakutan, keraguan dan kebimbangan, menghentikan langkah kita.

Bukalah setiap pintu kesempatan yang datang mengetuk, sebab, siapa tahu, pintu itu tidak mengetuk dua kali.





YOUNG ON TOP #kaskus3
have just found this thread. So inspiring >0<
No comment yet

uang dan batu (?)


Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.


Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.


Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan "batu" kepada kita.



YOUNG ON TOP #kaskus2
have just found this thread. So inspiring >0<
No comment yet

Lepaskan !


Suatu hari, seorang anak kecil sedang bermain-main dengan sebuah vas bunga yang sangat mahal. Ia memasukkan tanggannya ke dalam vas bunga dan ..ops.. tidak dapat menariknya keluar kembali. Ia mulai menangis dan menarik perhatian ayahnya.

Sang ayah mencoba membantu sekuat tenaga menarik tangan anaknya dari vas bunga, namun gagal. Setelah beberapa kali mencoba dan gagal, akhirnya mereka berpikir untuk memecahkan saja vas bunga mahal itu. Tapi tiba-tiba, sang ayah mendapat ide, "Nah begini saja anakku, kita coba sekali lagi. Lepaskan genggaman tanganmu yang ada di dalam vas itu. Luruskan telapak tanganmu seperti ini, " kata sang ayah sambil menunjukkan telapak tangannya. "Lalu ..hopla..tariklah keluar."

Mendengar itu si anak malah merengek yang membuat sang ayah keheranan. Katanya, "Nggak bisa yah! Aku nggak bisa melepaskan genggamanku karena nanti uang receh yang aku pegang ini bisa terlepas lagi."
Senyum dong! Bukankah banyak dari kita yang bertingkah seperti anak kecil tadi. Begitu sibuk menggenggam sesuatu yang tak begitu berharga namun rela mengorbankan kebebasan kita. Saya harap, anda segera melepaskan hal-hal sepele dari hati anda. Lepaskan. Biarkan mereka pergi.



YOUNG ON TOP #kaskus1
have just found this thread. So inspiring >0<

No comment yet

HARDIKNAS (^^)9


Selamat merayarakan Hari Pendidikan Nasional bagi seluruh bangsa Indonesia dan Selamat ulangtahun pula untuk Alm. Ki Hajar Dewantara. Atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan umum, beliau dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indoneisa dan hari kelahirannya dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional  (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959). Melihat kondisi pendidikan di Indonesia saat ini memang cukup memprihatinkan, dimana saat pagi menjelang saya masih sering melihat adik-adik loper koran usia sekolah yang mendekap koran dan menawarkan ke pengendara di sekitar lampu merah. Bahkan, saat pulang dari kampus pun mata kepala ini masih melihat adik-adik yang menjinjing kaleng berisi recehan dan bernyayi menghibur pengendara di sekitar. Ya, itu bukan salah mereka, mereka pasti tidak ingin berada di posisi itu. Mereka saat ini hanya belum beruntung karena harus mengemban tuntutan ekonomi keluarga mereka untuk bertahan hidup. Kalau saja Pemerintah lebih peduli dan melakukan pendekatan mungkin sebagian bahkan seluruh dari mereka bisa mendapat pendidikan yang layak. Pendidikan 9 tahun!!! itulah yang termuat dalam ketentuan UUD bahwa anak Indonesia berhak mendapat pendidikan 9 tahun. Tapi ada daya, hingga saat ini program itu masih belum terealisasi secara menyeluruh(mungkin sudah, namun belum merata). Saya tidak menyalahkan siapa pun, saya juga tidak menyalahkan Pemerintah dengan kondisi pendidikan saat ini, karena pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama (Pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan) yang harus mengupayakan agar pendidikan di Indonesia melaju ke arah yang lebih baik.

Apakah pendidikan hanya harus didapat di lembaga pendidiakan formal saja? Tidak, menurut saya! Jika kita memiliki kemampuan lebih, tidak salah jika kita mengambil tindakan dan menyatukan langkah untuk membantu mencerdaskan anak bangsa. Saat ini telah banyak organisasi, forum, dan komunitas pemuda yang bergerak dan mengusung tema pendidikan di kota-kota besar maupun kecil. Komunitas tersebut merupakan wadah kita dalam ikut menyumbangkan apa yang kita punya untuk dibagikan ke saudara-saudara kita yang haus akan pendidikan dan menganggap pendidikan itu masih mahal untuk didapat. Sekarang yang menjadi kunci utama, Kita MAU atau TIDAK berpartisipasi dalam kegiatan seperti itu(semua itu hak kalian :D). Makin banyak yang peduli, maka makin pula bibit menyebar kecerdasan bagi sesama. Bukankah hal itu indah? Ya.. hal itu sangat indah, karena jika kita hanya mengandalkan pendidikan formal untuk mendapat ilmu maka kita akan jauh tertinggal dari negara-negara lain. Akses dan media pendukung ilmu pengetahuan saat ini sudah banyak tersebar dan mudah untuk didapat. Banyak buku tersebar di perpustakaan, akses internet yang telah menjamur dimana-mana, kita sangat beruntung jika kita menyadari semua itu. Sekali saya katakan hal ini kita kembalikan ke diri kita masing-masing saja apakah mau memanfaatkan semua itu atau tidak. Padahal tanpa disadari semua itu bukan hanya berguna bagi diri kita, namun juga bagi negara kita tercinta, yaitu Indonesia. Negara yang sudah 65 tahun merdeka. Mungkin bisa diibaratkan negara yang telah rentah dan bimbang akan kondisi anak-cucuk sebagai penerus bangsanya nanti. Mau menunggu berapa tahun lagi untuk membukan hati bahwa pendidikan itu adalah faktor penting dalam pembangunan suatu negara ? Apa masih berfikir bahwa pendidikan itu alat pencetak ijazah dan hanya untuk memperoleh gelar semata ? Ayo.. pikir dan remungkan baik-baik makna pendidikan yang sebenarnya menurut kalian :) #HARDIKNAS

Bagi masyarakat Indonesia sendiri pasti memiliki kegiatan yang berbeda-beda dalam merayakan Hardiknas, namun momen sakral yang tidak pernah lepas untuk dilaksanakan yaitu melakukan Upacara di sekolah maupun di lembaga pendidikan lainnya. Saya sendiri yang telah lama tidak melakukan upacara bendera akhirnya pada hari ini kembali mengikuti upacara di halaman kampus saya pagi tadi. Rasanya seperti nostalgia ke masa-masa SMA yang mungkin sudah 6 bulan lebih terlewatan. Masa-masa yang paling indah adalah masa SMA, dan ungkapan itu memang benar adanya. Sederhana namun sarat akan makna :)

smanta (SMAN 3 Pontianak) #HARDIKNAS

sukses untuk kalian semua, Kawan #HARDIKNAS

senyum mengembang :D #HARDIKNAS

Goal 2 MDGs : Achieve Universal Primary Education
Target : Ensure that by 2015 children everywhere, boys and girls alike will be able to complete a full course of primary schoolling.





Ki Hajar Dewantara :
ing ngarsa sung tulada (di depan memberi teladan atau contoh tindakan yang baik)
ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan prakarsa dan ide),
tut wuri handayani (dari belakang memberikan dorongan dan arahan)
Thx for reading - @sellyweeja
No comment yet

I HOPE U KNOW, WE LOVE YOU :")

Hello blog-walker :)

Many of you, certainly ever met, seen or even distrubed with the name "lunatic/madman(orang gila)" Well .. maybe that's less ethical thought to called, but i'm sure you might be familiar with the term. And, what is your reaction when you see those figure? Yup .. I know, you might be feel scared, terrified and didn't want to close with them, right? Naturally, i'm honestly felt the same. Sometimes i fear and dread to see them with unusual clothes, weird makeup, hair a mess and a scary face :|
These sample images that i get from google, see? how poor they are :( Whether the picture is not quite knocking on your heart? Why you still don't care about people like this? They are also our family. Hopefully with this photo is enough to make you more grateful that you are more fortunate than them. But obligated to remember they never complain with their life, they're always laughing, smiling, so how about you?

Actually i'm curious what causes of them to be like that, why they can hang around with such appearances. Sad indeed to see this, i'm so sad when my father and me on the road to home (in the freeloader's father) at around 22:00 pm or 10 pm to see a long-haired men walking barefoot in tattered clothes, hair-wild and weight to stepping.  I'm immediately wondered,where is their families? Why they didn't care with their famili? Are not people who experiencing psychiatric disorders should be given a good treatment to lead the recovery phase, rite? Or where is Social Services as a social welfare agency that protect the public can deal with crazy people like this? So many questions hanging over on my head at that time. And, to answer all of my curiosity, I tried to find info about the "mental disorder", and this info that i found :


A mental illness that attacked (Psychose), disturbed personality, and less able to adjust to normal, and unable to understand the problem. Often the mentally ill, do not feel that he is ill, on the contrary he thought that he was perfectly normal, even better, more superior and more important than others.

Mental illness, there are 2 kinds, namely:
First: that is caused by a defect in the limbs. For example, brain, central nervous or loss of the ability of various glands. this may be caused by the poisoning due to alcohol, drugs stimulants or narcotics, due to gross disease and so on.
Second: due to mental disorders that has dragged on so as to achieve a peak without a fair settlement or loss of mental balance as a whole, due to a stressful atmosphere, inner tension, and so on.


NO! we can't blame them why they can be crazy, because the indirect cause is the environment that made them that way. Even, to know what's their name, their couldn't :(. This will definitely push them inward. However, how do we convey to them our sense of caring to approach them while we didn't feel brave? If there is any mental hospital foundation that holds them, it's not sufficient without a sense of caring and compassion of people nearby, the family. Crazy people, they're also come out us. Even, we still can see their smiling, and laughing to himself. Although the blisters and sores on their feet because they have a long journey explore every day :(. They can be calm because they are not afraid of starvation because it can found the crackle bags containing food scraps.

Oh.. God if i have much money, i really want to make a house or just a place that can care, aware and safe their lifes. Feed them every day without having to unload the garbage to find scraps of food. Give them decent clothes without having to show their body parts because of torn. Give them love, and let them know that WE LOVE THEM. 
Well, it's just my expectation that i try to share here, Probably many people who think the same with me but haven't had a chance to make it happen as well. However, hope it can knock the heart readers to be more concerned with the crazy people around them, at least if you meet them you don't try bullying and distrubing them because it will further damage their minds. Maybe, if now i'm study in the medical or psychiatric i could be closer to them and learn deeper about them, but now i'm just a college student majoring in accounting who just want to spread in love with them. It's sincere intention that may be realized in someday, and i hope i can make it happen. Amin :)



i'm sorry if there is something mistake with word and spelling hehe :)
it just remind you to love the madman as well.
hopefully more people begin to care,aware, protect and safe them. OUR FAMILY
Best regard - @sellyweeja
No comment yet

Hari Kartini (21 April 2012)

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info
Ibu kita Kartini, Putri sejati, Putri Indonesia, Harum namanya
Ibu kita Kartini, Pendekar bangsa, Pendekar kaumnya, Untuk merdeka
Wahai ibu kita Kartini, Putri yang mulia, Sungguh besar cita-citanya, Bagi Indonesia
Ibu kita Kartini, Putri jauhari, Putri yang berjasa, Se Indonesia
Ibu kita Kartini, Putri yang suci, Putri yang merdeka, Cita-citanya
Wahai ibu kita Kartini, Putri yang mulia, Sungguh besar cita-citanya, Bagi Indonesia
Ibu kita Kartini, Pendekar bangsa,Pendeka kaum ibu, Se-Indonesia
Ibu kita Kartini, Penyuluh budi, Penyuluh bangsanya ,Karena cintanya
Wahai ibu kita Kartini, Putri yang mulia, Sungguh besar cita-citanya ,Bagi Indonesia
http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info
Lagu : Ibu Kita Kartini
 Pencipta : WR . Supratman









Selamat Hari kartini,  Hidup wanita Indonesia (^^)9
ini foto Ibu Kartini versi Bapak dan ibu-nya 
hahahaha :p
No comment yet

The winner on YOT quiz

Assalamualaikum peeps *blush
long time poooost,  probably i shouldn't say anything why i I've rarely to write again, yup. because now i'm  quite busy and the spirit of writing began to fall. don't know why :|
BUT, Last saturday night i was online (yes, i'm single so i haven't to spent satnight w/ boyfriend, no comment haha) and i saw there the writing competition on facebook about "innovation".This contest is held by the Young On Top. i up to date with the page young on top enough, and not infrequently i read those articles are very inspiring.I was interested to join this quiz. And then, i decided to write article about innovation. Actually i'm confused what theme i should write about, but i'm trying to write about innovation that i have designed for my beloved city, Pontianak. And my writing also supports to my MDG's project hehehe :p. If you want to read, you can read below this post. andddd, Guess what ? I was a winner in this quiz, many people like my articles >O< i'm the winner in YOUNG ON TOP quiz, it's hard to believe. But, i don't want to express my hapiness to much, because it's not good :")

captured by facebook, u can look if u don't believe

this photo that show i'm really be the winner. Honestly it's unbelieveable, but it's real, already prove :D Alhamdulillah.
as a gift i can discuss with Mr.Billy Boen (television host on young on top metro tv)
Thx god, fams, friends :)

i know you always support me all the time.

I'M LUCKY(^^)9



hallo luck, don't get bored to come to me again, thank you :)
Keep writting and congrats celly.
|  MAN JADDA WA JADDA |